Stylish :: Ekstensi Untuk Merubah Tampilan Browser Google Chrome

Bosan dengan tampilan Facebook, Google, Twitter yang gitu-gitu aja…. saya punya solusinya yaitu Stylish For Google Chrome. Ekstensi ini bisa merubah tampilan yang semulanya biru & putih kini dengan ekstensi Stylish Facebook, Google, Twitter anda bisa jadi moderen.
Sebelumya anda harus mengenal apa itu Stylish? Stylish adalah sebuah extension/ekstensi yang digunakan untuk merubah tampilan skin pada google, facebook, twitter dan lain sebagainya. Tentunya pada artikel kali ini hanya merubah tampilan facebook saja yang akan saya bahas.

• Untuk merubah tampilan skin facebook dibutuhkan Web browser Google Chrome.
• Yang pastinya Facebook

Berikut langkah-langkah merubah tampilan Facebook : Baca lebih lanjut

Acer Aspire R7, Acer Aspire Terbaru dengan Layar Rasa All-In-One PC

Inovasi penyangga layar yang disematkan oleh Acer pada seri Acer Aspire terbaru mereka yaituAcer Aspire R7 membuat laptop berukuran 15.6 inch ini mampu hadir dengan 4 mode desain yang dapat dipilih sesuai dengan keinginan seperti mode Ezel, Notebook, Display, dan Pad. Selain menghadirkan 4 mode desain yang menjadi daya tarik utama Acer Aspire R7, laptop Acer Aspire terbaru ini juga menghadirkan teknologi prosesor Intel Core i5 dan i7 yang digunakan untuk menjalankan sistem operasi Windows 8 pada layar laptop berukuran 15.6 inch ini. Baca lebih lanjut

Arti lambang reggae yaitu: warna merah, kuning, hijau, ganja, gimbal, dan Bob Marley

Arti lambang reggae yaitu: warna merah, kuning, hijau, ganja, gimbal, dan Bob Marley

Warna hijau kuning merah itu adalah warna bendera Rastafari Movement atau sering disingkat dengan Rasta. Rastafari adalah sebuah agama yang lahir di Jamaica, namun ada juga yang lebih suka menyebutnya the way of life ketimbang agama. Agama tersebut berdasarkan pada Alkitab namun telah dipengaruhi oleh agama dan kepercayaan-kepercayan religius lainnya di Jamaica.

Setiap warna dari bendera Rastafari tersebut memiliki makna tersendiri. Merah melambangkan darah yang tumpah ke bumi, kuning melambangkan emas yang hilang atau kemakmuran juga matahari yang memberikan kehidupan pada semua, dan hijau melambangkan daratan hijau afrika yang hilang.

Lalu ada apa dengan ganja? Ganja atau canabis atau mariyuana dibawa pertama sekali ke Jamaika pada akhir tahun 1800 oleh orang-orang India timur. Baca lebih lanjut

Hidayah Milik Allah

Para pembaca yang semoga dirahmati Allah ta’ala, mungkin kita sering berfikir, sudah banyak sekali cara kita untuk menyadarkan seseorang yang kita cintai, untuk merubah sifat seseorang yang sangat disayangi. Akan tetapi, segala cara dan upaya kita, ternyata tidak mampu untuk merubahnya menjadi seseorang yang baik. Sebenarnya apa yang salah dengan upaya kita, bagaimanakah caranya agar kita dapat merubah seseorang?

Mengenai hal ini, perlu kita ketahui, hidayah atau petunjuk hanyalah milik Allah, bagaimana pun upaya kita untuk merubah seseorang, bagaimana pun kerja keras kita untuk menyadarkan seseorang, maka itu tidak ada artinya jika Allah tidak menghendaki hidayah kepadanya, orang tersebut tidak akan berubah sampai Allah memberikannya hidayah. Allah berfirman yang artinya “Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Alloh memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Alloh lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.” (QS Al Qashash: 56). Baca lebih lanjut

Perayaan Natal 25 Desember Antara Dogma dan Toleransi

wanita4

Perayaan Natal 25 Desember Antara Dogma dan Toleransi

Oleh Hj. Irena Handono Twitter : @Irena_Handono

PENDAHULUAN

Perayaan Natal, sungguh wah dan gemerlap, dengan pohon-pohon cemara lengkap digantungkan hiasan-hiasan, kerlap-kerlip lampu, dan hadiah-hadiah dibawahnya. Malamnya, tepat pukul 24.00 dilakukan misa (kebaktian). Rumah-rumah pun dihias pohon cemara, juga toko dan plasa, gedung dan kantor. Acara-acara televisi marak oleh nuansa Natal. Instansi-instansi juga secara resmi merayakannya.

Begitu semaraknya perayaan tersebut, sampai-sampai, paling tidak, membawa tiga kesan: pertama : perayaan Natal yang jatuh pada tanggal 25 Desember adalah sebuah ritus yang berlandaskan nilai kebenaran. Kedua: perayaan Natal telah mencapai “maqam” gengsi simbol status sosial. Sebuah simbol yang membanggakan bagi orang yang merayakannya atau bagi mereka yang tidak “menyambut” perayaan Natal, terkesan tidak prestisius. Ketiga: seolah-olah mayoritas penduduk negeri ini adalah kaum Nasrani. Padahal secara statistik, jumlah mereka tidak lebih dari 15 %.

Berbeda dengan realitas perayaannya yang gemerlap, sejarah Natal 25 Desember sendiri cukup buram. Hampir dapat dipastikan bahwa tidak banyak kalangan-termasuk kaum Kristen sendiri yang paham tentang sejarah peryaan Natal yang ditetapkan pada tanggal 25 Desember tersebut. Baca lebih lanjut